Asslamualikum saha , DOA BIAR DI ANGKAT KARYAWAN TETAP
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
Dian Syahril
06-10-2010, 18:17
walaikumsalam wr wb
ini terjadi dengan saya, 5 tahun bekerja di jakarta dengan posisi permanen, dan sekarang saya pindah kerja di cilegon dengan status kontrak. kalau melihat disini, karyawan yang kontrak ada lebih dari 50 orang dan ada yang 5 tahun lebih tidak kunjung diangkat. Selain itu gaji saya pun turun, beda dgn di kantor yg dulu, juga saya jauh jarak dengan anak-istri di jkt, seminggu sekali saya pulang.
tapi saya tidak menyesal, kenapa? karena saya punya sejumlah planning disini..
- ada program yang saya kejar disini, kalau saya bisa (syukur2 bisa sertifikasi), insya Allah saya akan segera cabut dari sini cari peluang yang lain
- prinsip saya adalah, jangan kita loyal dengan perusahaan karena perusahaan suatu saat akan bankrut atau berpisah dgn kita, tapi loyal-lah dengan kemampuan kita, karena itulah yang menempel di diri kita seumur hidup
- gak perlu khawatir, kita punya ijazah, punya skill, punya otak, punya pengalaman, punya kemampuan, insya Allah rezeki akan ada
- gak perlu ngiri dengan orang lain, biarlah dia sibuk dengan dunianya, yg penting tunjukkan bahwa kita lebih baik daripada dia
- satu hikmah yang saya dapat dari senior saya adalah, banyak2lah silaturahmi, kenal dengan orang, karena insya Allah silaturahmi berbanding lurus dengan rezeki, semakin sering silaturahmi, insya Allah jalan rezeki kita atau orang lain akan semakin terbuka
mungkin itu saja dulu dari saya, intinya jangan pantang menyerah
ini terjadi dengan saya, 5 tahun bekerja di jakarta dengan posisi permanen, dan sekarang saya pindah kerja di cilegon dengan status kontrak. kalau melihat disini, karyawan yang kontrak ada lebih dari 50 orang dan ada yang 5 tahun lebih tidak kunjung diangkat. Selain itu gaji saya pun turun, beda dgn di kantor yg dulu, juga saya jauh jarak dengan anak-istri di jkt, seminggu sekali saya pulang.
tapi saya tidak menyesal, kenapa? karena saya punya sejumlah planning disini..
- ada program yang saya kejar disini, kalau saya bisa (syukur2 bisa sertifikasi), insya Allah saya akan segera cabut dari sini cari peluang yang lain
- prinsip saya adalah, jangan kita loyal dengan perusahaan karena perusahaan suatu saat akan bankrut atau berpisah dgn kita, tapi loyal-lah dengan kemampuan kita, karena itulah yang menempel di diri kita seumur hidup
- gak perlu khawatir, kita punya ijazah, punya skill, punya otak, punya pengalaman, punya kemampuan, insya Allah rezeki akan ada
- gak perlu ngiri dengan orang lain, biarlah dia sibuk dengan dunianya, yg penting tunjukkan bahwa kita lebih baik daripada dia
- satu hikmah yang saya dapat dari senior saya adalah, banyak2lah silaturahmi, kenal dengan orang, karena insya Allah silaturahmi berbanding lurus dengan rezeki, semakin sering silaturahmi, insya Allah jalan rezeki kita atau orang lain akan semakin terbuka
mungkin itu saja dulu dari saya, intinya jangan pantang menyerah
AisyahRagil
06-10-2010, 19:00
Wirelessly posted (Opera/9.80 (J2ME/MIDP; Opera Mini/4.0/20.2485; U; en) Presto/2.5.25)
'alaykumuslm wr wb, itu namanya keikhlasannya msh di uji. terima saja dulu kontraknya lalu kl ada kesempatan lain yg lbh baik baru keluar, jgn lupa istikhoroh mhn petunjuk dari Allah
'alaykumuslm wr wb, itu namanya keikhlasannya msh di uji. terima saja dulu kontraknya lalu kl ada kesempatan lain yg lbh baik baru keluar, jgn lupa istikhoroh mhn petunjuk dari Allah
Nurdian
06-10-2010, 20:46
wa'alaykumsalam wrwb. persaingan dalam dunia kerja memang tak bisa dihindari. kadang kita memang merasa gitu, sudah merasa bahwa kita lebih baik namun ternyata tersisih, jangn berpikir ini persaingan tapi berpikirlah bahwa kita harus senantiasa belajar dan mengembangkan diri kita. Insya Allah akan ditunjukkan jalan dimana akana da tempat yang mampu dan mau menghargai kemampiuan kita,,,,
servodaeman
06-10-2010, 21:12
yang penting terus ber ikhtiar, keep fight never give up @:J
maswahyu
07-10-2010, 06:30
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
Mikir-mikir dulu, renungi apakah kalau kita lanjut di tempat kerja yang sekarang ini kita bakalan menjadi pribadi yang lebih baik, atau malah semakin buruk... Renungi lagi, apakah banyak manfaat yang akan kita berikan kalau kita tetap berada di perusahaan ini, atau malah sebaliknya... Nggak perlu lah iri dengan karyawan lain yang statusnya sudah jadi pegawai tetap, nantinya malah melihara penyakit hati... Jalani aja semuanya secara wajar, bekerjalah secara ikhlas, jangan orientasikan kerja kita dalam urusan duniawi saja...
Asal kita dah enjoy, nyaman, & ikhlas bekerja di perusahaan itu, lanjut aja... Tapi kalau malah sebaliknya, mendingan cari perusahaan lain yang membuat kita merasa nyaman untuk bekerja... Kalau dah diniatkan untuk ibadah, bekerja untuk kepentingan umat, memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat, insya Allah rejeki akan datang dari arah yang tidak disangka-sangka...
Mikir-mikir dulu, renungi apakah kalau kita lanjut di tempat kerja yang sekarang ini kita bakalan menjadi pribadi yang lebih baik, atau malah semakin buruk... Renungi lagi, apakah banyak manfaat yang akan kita berikan kalau kita tetap berada di perusahaan ini, atau malah sebaliknya... Nggak perlu lah iri dengan karyawan lain yang statusnya sudah jadi pegawai tetap, nantinya malah melihara penyakit hati... Jalani aja semuanya secara wajar, bekerjalah secara ikhlas, jangan orientasikan kerja kita dalam urusan duniawi saja...
Asal kita dah enjoy, nyaman, & ikhlas bekerja di perusahaan itu, lanjut aja... Tapi kalau malah sebaliknya, mendingan cari perusahaan lain yang membuat kita merasa nyaman untuk bekerja... Kalau dah diniatkan untuk ibadah, bekerja untuk kepentingan umat, memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat, insya Allah rejeki akan datang dari arah yang tidak disangka-sangka...
zen
07-10-2010, 08:17
Asslamualikum sahabat2 MyQ semuanya.,
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
alaykumsalam
saya jawab ya:
E. tidak perlu iri apalagi dengki, cukup introspeksi dulu, berarti pasti ada yang salah, entah itu di pribadi saya atau temen saya atau malah management perusahaan tersebut
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
E. no choice, terima dulu, tapi sambil nyari kerja yang lain lagi dan perbaiki diri, jangan patah semangat :)
peraturan pemerintah mengenai ketenaga kerjaan setahu saya maksimal 3thn kontrak, kalau 2thn habis kontrak terus diperpanjang 2thn lagi berarti ada yg salah di management perusahaan tersebut
===
===
saya sependapat dgn om ds tuh, banyak2lah silaturahmi :)
kalau saya, posisi kontrak itu justru membuat kita lebih giat bekerja (sambil menimba ilmu di bidang pekerjaan kita) , karena kita masih belum masuk "zona aman" . saya malah akan mensyukuri itu, karena kalau sudah masuk "zona aman (yg semu)" justru bisa2 membuat saya terlalu santai, takutnya nanti saya menyesal di tua nanti :)
ketika 1 thn yg lalu diangkat jadi pegawai tetap (masuk tahun ke-3 masa kerja), saya malah agak takut dgn "kenyamanan semu" itu. gimana ngga? lha di kontrak aja udah nyantai-2, kalau pas lagi "idle" gak ada gawe, kerjaannya malah chating,browsing, bahkan posting yg rusuh2 di sini %peace%
(saking banyak nganggurnya waktu itu)
nyesel jg waktu itu, banyak waktu yg terbuang sia2 :toe:
temen2 junior sudah melalang-buana kemana2 jadi kutu loncat, saya malah asik masih terlena.
akhirnya pas dapat kabar dari manager saya jadi pegawai tetap , surat pengangkatan itu tdk pernah saya ambil dan tidak pernah saya minta dari HRD sampai saat ini, waktu itu saya berpikir bahwa saya ke depan tidak akan membutuhkan itu. (jadi kalau terjadi apa2, saya tidak punya bukti hitam diatas putih) . setelah itu langsung "mati2an" mengejar semua ketinggalan saya selama yg 2 tahun lalu. belajar & belajar, ambil sertifikasi sana sini.
cara yg lumayan ekstrem & serem bukan? hanya utnuk mengkondisikan diri "di zona tidak aman" lagi hehehe :D :crazy:
itu sekedar sharing-an saya aja sih, tergantung dari orientasi tujuan kita, dan masing2 pribadi pasti beda2 :)
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
alaykumsalam
saya jawab ya:
E. tidak perlu iri apalagi dengki, cukup introspeksi dulu, berarti pasti ada yang salah, entah itu di pribadi saya atau temen saya atau malah management perusahaan tersebut
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
E. no choice, terima dulu, tapi sambil nyari kerja yang lain lagi dan perbaiki diri, jangan patah semangat :)
peraturan pemerintah mengenai ketenaga kerjaan setahu saya maksimal 3thn kontrak, kalau 2thn habis kontrak terus diperpanjang 2thn lagi berarti ada yg salah di management perusahaan tersebut
===
===
saya sependapat dgn om ds tuh, banyak2lah silaturahmi :)
kalau saya, posisi kontrak itu justru membuat kita lebih giat bekerja (sambil menimba ilmu di bidang pekerjaan kita) , karena kita masih belum masuk "zona aman" . saya malah akan mensyukuri itu, karena kalau sudah masuk "zona aman (yg semu)" justru bisa2 membuat saya terlalu santai, takutnya nanti saya menyesal di tua nanti :)
ketika 1 thn yg lalu diangkat jadi pegawai tetap (masuk tahun ke-3 masa kerja), saya malah agak takut dgn "kenyamanan semu" itu. gimana ngga? lha di kontrak aja udah nyantai-2, kalau pas lagi "idle" gak ada gawe, kerjaannya malah chating,browsing, bahkan posting yg rusuh2 di sini %peace%
(saking banyak nganggurnya waktu itu)
nyesel jg waktu itu, banyak waktu yg terbuang sia2 :toe:
temen2 junior sudah melalang-buana kemana2 jadi kutu loncat, saya malah asik masih terlena.
akhirnya pas dapat kabar dari manager saya jadi pegawai tetap , surat pengangkatan itu tdk pernah saya ambil dan tidak pernah saya minta dari HRD sampai saat ini, waktu itu saya berpikir bahwa saya ke depan tidak akan membutuhkan itu. (jadi kalau terjadi apa2, saya tidak punya bukti hitam diatas putih) . setelah itu langsung "mati2an" mengejar semua ketinggalan saya selama yg 2 tahun lalu. belajar & belajar, ambil sertifikasi sana sini.
cara yg lumayan ekstrem & serem bukan? hanya utnuk mengkondisikan diri "di zona tidak aman" lagi hehehe :D :crazy:
itu sekedar sharing-an saya aja sih, tergantung dari orientasi tujuan kita, dan masing2 pribadi pasti beda2 :)
L.V.R
07-10-2010, 10:11
setuju dengan pendapat DS dan Zen,
tak perlu iri dengan teman anda, perhatikan aja diri kita sendiri... kira2 sudah sejauh apa perkembangan kita ini..
saya sendiri mengalami masa2 jenuh bekerja.. yah karena sudah memasuki zona aman tadi...
teman2 saya sudah melanglang buana, sedang diriku masih di zona aman yang tidak nyaman :toe:
jadi, perkayalah diri dengan ilmu Pak TS, ndak usah takut dengan persaingan...
tak perlu iri dengan teman anda, perhatikan aja diri kita sendiri... kira2 sudah sejauh apa perkembangan kita ini..
saya sendiri mengalami masa2 jenuh bekerja.. yah karena sudah memasuki zona aman tadi...
teman2 saya sudah melanglang buana, sedang diriku masih di zona aman yang tidak nyaman :toe:
jadi, perkayalah diri dengan ilmu Pak TS, ndak usah takut dengan persaingan...
Pendekar Harum
07-10-2010, 10:23
Wirelessly posted (Opera/9.80 (J2ME/MIDP; Opera Mini/4.2.13337/20.2485; U; en) Presto/2.5.25)
walaikumsalam wr wb
ini terjadi dengan saya, 5 tahun bekerja di jakarta dengan posisi permanen, dan sekarang saya pindah kerja di cilegon dengan status kontrak. kalau melihat disini, karyawan yang kontrak ada lebih dari 50 orang dan ada yang 5 tahun lebih tidak kunjung diangkat. Selain itu gaji saya pun turun, beda dgn di kantor yg dulu, juga saya jauh jarak dengan anak-istri di jkt, seminggu sekali saya pulang.
tapi saya tidak menyesal, kenapa? karena saya punya sejumlah planning disini..
- ada program yang saya kejar disini, kalau saya bisa (syukur2 bisa sertifikasi), insya Allah saya akan segera cabut dari sini cari peluang yang lain
- prinsip saya adalah, jangan kita loyal dengan perusahaan karena perusahaan suatu saat akan bankrut atau berpisah dgn kita, tapi loyal-lah dengan kemampuan kita, karena itulah yang menempel di diri kita seumur hidup
- gak perlu khawatir, kita punya ijazah, punya skill, punya otak, punya pengalaman, punya kemampuan, insya Allah rezeki akan ada
- gak perlu ngiri dengan orang lain, biarlah dia sibuk dengan dunianya, yg penting tunjukkan bahwa kita lebih baik daripada dia
- satu hikmah yang saya dapat dari senior saya adalah, banyak2lah silaturahmi, kenal dengan orang, karena insya Allah silaturahmi berbanding lurus dengan rezeki, semakin sering silaturahmi, insya Allah jalan rezeki kita atau orang lain akan semakin terbuka
mungkin itu saja dulu dari saya, intinya jangan pantang menyerah
mantap O0
walaikumsalam wr wb
ini terjadi dengan saya, 5 tahun bekerja di jakarta dengan posisi permanen, dan sekarang saya pindah kerja di cilegon dengan status kontrak. kalau melihat disini, karyawan yang kontrak ada lebih dari 50 orang dan ada yang 5 tahun lebih tidak kunjung diangkat. Selain itu gaji saya pun turun, beda dgn di kantor yg dulu, juga saya jauh jarak dengan anak-istri di jkt, seminggu sekali saya pulang.
tapi saya tidak menyesal, kenapa? karena saya punya sejumlah planning disini..
- ada program yang saya kejar disini, kalau saya bisa (syukur2 bisa sertifikasi), insya Allah saya akan segera cabut dari sini cari peluang yang lain
- prinsip saya adalah, jangan kita loyal dengan perusahaan karena perusahaan suatu saat akan bankrut atau berpisah dgn kita, tapi loyal-lah dengan kemampuan kita, karena itulah yang menempel di diri kita seumur hidup
- gak perlu khawatir, kita punya ijazah, punya skill, punya otak, punya pengalaman, punya kemampuan, insya Allah rezeki akan ada
- gak perlu ngiri dengan orang lain, biarlah dia sibuk dengan dunianya, yg penting tunjukkan bahwa kita lebih baik daripada dia
- satu hikmah yang saya dapat dari senior saya adalah, banyak2lah silaturahmi, kenal dengan orang, karena insya Allah silaturahmi berbanding lurus dengan rezeki, semakin sering silaturahmi, insya Allah jalan rezeki kita atau orang lain akan semakin terbuka
mungkin itu saja dulu dari saya, intinya jangan pantang menyerah
mantap O0
maswahyu
07-10-2010, 10:24
kalau 2thn habis kontrak terus diperpanjang 2thn lagi berarti ada yg salah di management perusahaan tersebut
Kalau di tempat saya misalnya 2 tahun habis kontrak, karyawan diberi masa "istirahat" dulu selama sebulan, kemudian tanda tangan kontrak baru lagi setelah masa istirahat ini selesai... Selama masa "istirahat" ini karyawan tetap bekerja seperti biasa, tetap digaji dengan gaji yang sama dengan kontrak yang lama...
Kalau di tempat saya misalnya 2 tahun habis kontrak, karyawan diberi masa "istirahat" dulu selama sebulan, kemudian tanda tangan kontrak baru lagi setelah masa istirahat ini selesai... Selama masa "istirahat" ini karyawan tetap bekerja seperti biasa, tetap digaji dengan gaji yang sama dengan kontrak yang lama...
ph34r
07-10-2010, 10:33
pernah lihat di tv, kalau di jepang malah tambah ngenes
gak tau sih jadi kontrak atau permanen
tapi GAK ADA uang lembur, hasil kerja sama rata(gak ada peningkatan lah), kerja sampai LOYO memeras otak sampai ketiduran di kereta juga gak ada imbalannya(banyak tuh foto2nya, kebanyakan di joke sih tapi memang itu asli gara kerja keras)
padahal tahu sendiri mereka kan orang2 pekerja keras dan loyal, cuma perusahaannya yang kurang ajar
sampai2 salah satu perusahaan disana(termasuk gede loh) masuk sidang atau apa cuma untuk memberi uang lembur
mereka yang baru lulus kuliah bagai orang polos yang BISA dengan seenak hati perusahaan dijadikan babu
ck ck ck
gak tau sih jadi kontrak atau permanen
tapi GAK ADA uang lembur, hasil kerja sama rata(gak ada peningkatan lah), kerja sampai LOYO memeras otak sampai ketiduran di kereta juga gak ada imbalannya(banyak tuh foto2nya, kebanyakan di joke sih tapi memang itu asli gara kerja keras)
padahal tahu sendiri mereka kan orang2 pekerja keras dan loyal, cuma perusahaannya yang kurang ajar
sampai2 salah satu perusahaan disana(termasuk gede loh) masuk sidang atau apa cuma untuk memberi uang lembur
mereka yang baru lulus kuliah bagai orang polos yang BISA dengan seenak hati perusahaan dijadikan babu
ck ck ck
Dian Syahril
07-10-2010, 12:07
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
sekarang tinggal kondisi antum, persiapan antum.
maksudnya gini, kalo antum merasa udah siap utk nganggur selama blm dpt pekerjaan baru, juga udah punya kemampuan, skill, atau udah ada usaha yang bisa menopang hidup sampe dpt kerjaan, ya silakan keluar, trus cari kerjaan baru.
kalo antum belum siap apa2, yah terima aja kontrak yang baru, sambil cari2 kerjaan baru. kontrak baru kan diikat, gak boleh resign sebelum kontrak habis atau didenda, nah pas mau kontrak baru itu, nego juga, boleh resign sewaktu2. atau kalo gak bisa juga, coba terima aja, deketin pimpinan & orang HRD, maksudnya deketin ialah supaya kalo sewaktu2 resign bisa tanpa denda. Seperti temenku keluar dari s*c*f*ndo dia bisa keluar baik2 pas ada kerjaan lain & gak didenda. Kalo emang gak bisa, ya terpaksa nekad aja tapi nama baik jadi jelek sih, but no problem... insya Allah gak akan dicari polisi kok karena banyak juga yg spt itu %peace%
nangis & marah2 tidak memberi solusi
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
sekarang tinggal kondisi antum, persiapan antum.
maksudnya gini, kalo antum merasa udah siap utk nganggur selama blm dpt pekerjaan baru, juga udah punya kemampuan, skill, atau udah ada usaha yang bisa menopang hidup sampe dpt kerjaan, ya silakan keluar, trus cari kerjaan baru.
kalo antum belum siap apa2, yah terima aja kontrak yang baru, sambil cari2 kerjaan baru. kontrak baru kan diikat, gak boleh resign sebelum kontrak habis atau didenda, nah pas mau kontrak baru itu, nego juga, boleh resign sewaktu2. atau kalo gak bisa juga, coba terima aja, deketin pimpinan & orang HRD, maksudnya deketin ialah supaya kalo sewaktu2 resign bisa tanpa denda. Seperti temenku keluar dari s*c*f*ndo dia bisa keluar baik2 pas ada kerjaan lain & gak didenda. Kalo emang gak bisa, ya terpaksa nekad aja tapi nama baik jadi jelek sih, but no problem... insya Allah gak akan dicari polisi kok karena banyak juga yg spt itu %peace%
nangis & marah2 tidak memberi solusi
Th3s4inT
07-10-2010, 12:38
Jadi inget anekdot soal admin data center.
- admin yg "nganggur" justru mereka yg hebat, karena bisa memaintain dc tetap up tanpa masalah. Karena tdk ada masalah, wajar kalau mereka sering terlihat santai
- sebaliknya admin yg "sibuk" artinya malah buruk, karena artinya banyak masalah yg terjadi dan si admin tdk bisa memprediksi/mencegah masalah itu terjadi
Saya pribadi memegang prinsip, yg penting hasil. Kerja santai, asalkan target dan performa tercapai, gak ada masalah. Dan sepertinya, bos anda punya prinsip yg sama, jd bukan "kerja keras" anda yg dinilai, tapi hasil akhirnya yg tetap dianggap kurang memuaskan.
IMO
- admin yg "nganggur" justru mereka yg hebat, karena bisa memaintain dc tetap up tanpa masalah. Karena tdk ada masalah, wajar kalau mereka sering terlihat santai
- sebaliknya admin yg "sibuk" artinya malah buruk, karena artinya banyak masalah yg terjadi dan si admin tdk bisa memprediksi/mencegah masalah itu terjadi
Saya pribadi memegang prinsip, yg penting hasil. Kerja santai, asalkan target dan performa tercapai, gak ada masalah. Dan sepertinya, bos anda punya prinsip yg sama, jd bukan "kerja keras" anda yg dinilai, tapi hasil akhirnya yg tetap dianggap kurang memuaskan.
IMO
beyond
07-10-2010, 12:56
Sebelumya terima kasih atas saran dan nasihatnya...
Masalahnya seperti ini kawan...
Jika saya lanjut ( menerima kontrak kerja lagi) setip hari hati saya akan sakit hati karena
melihat bertapa enaknya teman2 saya yang sudah kartap..kerja santai...Fban...Chattingan...,
dan disisi lain kita babak belur bekerja....
Mencoba untuk tidak peduli...
tapi tetap saja terlihat karena dalam satu ruangan....
Bagaimana mengatasi itu??
Masalahnya seperti ini kawan...
Jika saya lanjut ( menerima kontrak kerja lagi) setip hari hati saya akan sakit hati karena
melihat bertapa enaknya teman2 saya yang sudah kartap..kerja santai...Fban...Chattingan...,
dan disisi lain kita babak belur bekerja....
Mencoba untuk tidak peduli...
tapi tetap saja terlihat karena dalam satu ruangan....
Bagaimana mengatasi itu??
Dian Syahril
07-10-2010, 13:00
iya, mgkn admin yang nganggur tsb menerapkan "smart work" alias bekerja secara pintar, bukan lagi "hard work" atau kerja keras :D
skrg gak cukup "hard work", tapi "smart work"
skrg gak cukup "hard work", tapi "smart work"
maswahyu
07-10-2010, 13:27
Jika saya lanjut ( menerima kontrak kerja lagi) setip hari hati saya akan sakit hati karena
melihat bertapa enaknya teman2 saya yang sudah kartap..kerja santai...Fban...Chattingan...,
dan disisi lain kita babak belur bekerja....
Mencoba untuk tidak peduli...
tapi tetap saja terlihat karena dalam satu ruangan....
Bagaimana mengatasi itu??
Hmm... sakit hati yang ada bisa jadi ditimbulkan karena mas beyond nggak terlalu dekat dengan teman-teman kerja itu... Rekan kerja bukan menjadi tim yang saling menguatkan, tetapi malah menjadi saingan sehingga timbul jarak antara mas beyond dengan rekan kerja...
Saran saya sih lebih dekat aja dengan rekan kerja tersebut... Sering-sering ngobrol, makan bareng, jalan bareng, dll yang bisa mendekatkan mas beyond dengan rekan kerja... Tiap dia FBan atau chattingan candain aja... Ikut nebeng ke komputernya, atau nge-buzz dia via YM atau chatting via FB, ngingetin biar nggak nyantai-nyantai aja, tapi tetap dibawa nyantai, sambil bercanda...
Kalau dah deket dengan rekan kerja sih saya kira asyik-asyik aja, mau dia statusnya karyawan tetap dengan gaji berlipat-lipat dari mas beyond nggak masalah... Kebahagiaan dia juga bakal jadi kebahagiaan mas beyond juga, lha sudah satu hati, satu rasa...
melihat bertapa enaknya teman2 saya yang sudah kartap..kerja santai...Fban...Chattingan...,
dan disisi lain kita babak belur bekerja....
Mencoba untuk tidak peduli...
tapi tetap saja terlihat karena dalam satu ruangan....
Bagaimana mengatasi itu??
Hmm... sakit hati yang ada bisa jadi ditimbulkan karena mas beyond nggak terlalu dekat dengan teman-teman kerja itu... Rekan kerja bukan menjadi tim yang saling menguatkan, tetapi malah menjadi saingan sehingga timbul jarak antara mas beyond dengan rekan kerja...
Saran saya sih lebih dekat aja dengan rekan kerja tersebut... Sering-sering ngobrol, makan bareng, jalan bareng, dll yang bisa mendekatkan mas beyond dengan rekan kerja... Tiap dia FBan atau chattingan candain aja... Ikut nebeng ke komputernya, atau nge-buzz dia via YM atau chatting via FB, ngingetin biar nggak nyantai-nyantai aja, tapi tetap dibawa nyantai, sambil bercanda...
Kalau dah deket dengan rekan kerja sih saya kira asyik-asyik aja, mau dia statusnya karyawan tetap dengan gaji berlipat-lipat dari mas beyond nggak masalah... Kebahagiaan dia juga bakal jadi kebahagiaan mas beyond juga, lha sudah satu hati, satu rasa...
Th3s4inT
07-10-2010, 16:55
a. berapa tinggi "harga jual" anda?
kalau anda skilled employee yang kehadirannya sangat diperlukan kantor, dimana anda diperebutkan oleh banyak pihak dan yakin anda bisa mendapat tawaran yang lebih baik, ya silakan tolak tawaran saat ini.
akan tetapi kalau pilihan anda terbatas, keluar dari perusahaan itu lalu sulit mencari kerja, ya pilihan bijaknya adalah tetap disana dulu untuk sementara. sambil mengasah skill, serap semua yang anda bisa di perusahaan tersebut.
b. seberapa tinggi "harga diri" anda?
kalau anda punya pride yang tinggi, merasa terhina kalau cuma jadi karyawan kontrak, ya langsung tolak dengan kepala tegak.
tapi kalau anda merasa status kontrak hanya pijakan, ya silakan dipertimbangkan tawaran tersebut.
intinya disini adalah ketegasan anda, jangan "lebay".
kalau yakin bisa cari yg lain, ya silakan pergi.. kalau gak punya nilai lebih dan takut jadi pengangguran, terima aja.
masalah perbedaan nasib teman anda, ya thats life.. qodho dan qodar yang harus anda terima.
kalau mereka santai, dan anda sibuk.. berarti memang jenis/divisi pekerjaannya beda
kalau jenis/divisi pekerjaan beda, bisa jadi kebutuhan karyawannya (permanen/kontrak) juga berbeda
selain itu jangan lupa sentimen pribadi dari direksi perusahaan tsb
ada sebagian yang memiliki kebijakan berbeda baik dari unsur suku/ras/agama dll
melanggar undang-undang? itu hak mereka kok
makanya jadi pengusaha yang kaya, biar nanti bisa memperkerjakan orang2 muslim yang "tertindas"
lalu ketika anda jadi pengusaha kaya, apakah mau menerima karyawan non-muslim? jika tidak.. apa bedanya sama mereka :P
kalau anda skilled employee yang kehadirannya sangat diperlukan kantor, dimana anda diperebutkan oleh banyak pihak dan yakin anda bisa mendapat tawaran yang lebih baik, ya silakan tolak tawaran saat ini.
akan tetapi kalau pilihan anda terbatas, keluar dari perusahaan itu lalu sulit mencari kerja, ya pilihan bijaknya adalah tetap disana dulu untuk sementara. sambil mengasah skill, serap semua yang anda bisa di perusahaan tersebut.
b. seberapa tinggi "harga diri" anda?
kalau anda punya pride yang tinggi, merasa terhina kalau cuma jadi karyawan kontrak, ya langsung tolak dengan kepala tegak.
tapi kalau anda merasa status kontrak hanya pijakan, ya silakan dipertimbangkan tawaran tersebut.
intinya disini adalah ketegasan anda, jangan "lebay".
kalau yakin bisa cari yg lain, ya silakan pergi.. kalau gak punya nilai lebih dan takut jadi pengangguran, terima aja.
masalah perbedaan nasib teman anda, ya thats life.. qodho dan qodar yang harus anda terima.
kalau mereka santai, dan anda sibuk.. berarti memang jenis/divisi pekerjaannya beda
kalau jenis/divisi pekerjaan beda, bisa jadi kebutuhan karyawannya (permanen/kontrak) juga berbeda
selain itu jangan lupa sentimen pribadi dari direksi perusahaan tsb
ada sebagian yang memiliki kebijakan berbeda baik dari unsur suku/ras/agama dll
melanggar undang-undang? itu hak mereka kok
makanya jadi pengusaha yang kaya, biar nanti bisa memperkerjakan orang2 muslim yang "tertindas"
lalu ketika anda jadi pengusaha kaya, apakah mau menerima karyawan non-muslim? jika tidak.. apa bedanya sama mereka :P
harris
08-10-2010, 23:06
Asslamualikum sahabat2 MyQ semuanya.,
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
jawaban soal pertama
ah byasa aja kaleee :peace:
jawaban soal kedua
dah out aja lumayan dah ngumpulin duit, buka usaha kecil2an aja @:J
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
jawaban soal pertama
ah byasa aja kaleee :peace:
jawaban soal kedua
dah out aja lumayan dah ngumpulin duit, buka usaha kecil2an aja @:J
airlangga
13-10-2010, 01:07
Wirelessly posted (Mozilla/5.0 (SymbianOS/9.1; U; en-us) AppleWebKit/413 (KHTML, like Gecko) Safari/413)
Peh...jawaban mas de sain muantabeg O0 ,...
Gak jamannya iri hati...bekerja itu carilah keberkahannya,karena bakal dimalan n masuk tubuh, apa jadinya kalo yg dmakan itu bukan barang yg berkah?, hati2 penyakit hati itu bisa menghilangkan keberkahan, wallahu a'lam
Peh...jawaban mas de sain muantabeg O0 ,...
Gak jamannya iri hati...bekerja itu carilah keberkahannya,karena bakal dimalan n masuk tubuh, apa jadinya kalo yg dmakan itu bukan barang yg berkah?, hati2 penyakit hati itu bisa menghilangkan keberkahan, wallahu a'lam
ayo_main
13-10-2010, 08:09
di tempat saya juga gitu kok, malah mungkin lebih parah tapi ya dibawa nyantai aja. 1 departemen kan juga ada pembagian job-nya, selama itu masih dalam job desk saya ya saya kerjakan walaupun mereka mo nyantai, mo jungkir balik ya terserah aja. tapi kalau bukan dan atasan minta tolong untuk dibantu ya saya kerjakan juga. itung2 bantuin orang lain lah.
bekerja itu bukan hanya tentang hak & kewajiban, bukan hanya soal tenggang rasa tapi juga tentang keikhlasan terhadap apa yg kita kerjakan bersama dengan tetek bengek yg ada, termasuk juga orang2nya. toh kalo saya gak pengen juga selamanya jadi karyawan kontrak, bertahan untuk target yg sudah disiapkan (saya punya target pribadi). jadi yaaa...anggap aja jadi batu loncatan, memanfaatkan peluang yg ada semaksimal mungkin. makin banyak skill yg kita kuasain makin bagus tho buat kita kalo mau pindah kerja.
kalau nggak betah ya pindah aja, pak. daripada bapak ngedumel terus tiap hari dalam hati ngeliat mereka, kan sayang tuh nambah2in dosa bapak aja. kalo ikhlas kan selain serba bisa juga dapet pahala.
bekerja itu bukan hanya tentang hak & kewajiban, bukan hanya soal tenggang rasa tapi juga tentang keikhlasan terhadap apa yg kita kerjakan bersama dengan tetek bengek yg ada, termasuk juga orang2nya. toh kalo saya gak pengen juga selamanya jadi karyawan kontrak, bertahan untuk target yg sudah disiapkan (saya punya target pribadi). jadi yaaa...anggap aja jadi batu loncatan, memanfaatkan peluang yg ada semaksimal mungkin. makin banyak skill yg kita kuasain makin bagus tho buat kita kalo mau pindah kerja.
kalau nggak betah ya pindah aja, pak. daripada bapak ngedumel terus tiap hari dalam hati ngeliat mereka, kan sayang tuh nambah2in dosa bapak aja. kalo ikhlas kan selain serba bisa juga dapet pahala.
zero_to_hero
07-11-2010, 17:22
Jangan sampai iri lah dengan teman anda.., kalo udah tidak merasa nyaman lebih baik keluar aja..,
the_bluezsky
10-11-2010, 11:19
keluar, dan bikin usaha sendiri kecil-kecilan, 9 dari 10 pintu rezeki adalah perniagaan
anis_wn
10-11-2010, 12:40
Kalo emang yakin skill ente bisa dijual, ya keluar aja...
Gak usah menyalahkan teman anda. Bisa jadi dia gak bersalah. Hanya saja, perusahaan emang lagi perlu orang seperti dia. Apa mau dikata. Anda mungkin tidak cocok di situ. Jadi, keluar aja. Biar gak gondok...
Gak usah menyalahkan teman anda. Bisa jadi dia gak bersalah. Hanya saja, perusahaan emang lagi perlu orang seperti dia. Apa mau dikata. Anda mungkin tidak cocok di situ. Jadi, keluar aja. Biar gak gondok...
<RP>
12-11-2010, 18:18
kerja itu katanya minimal mendapatkan salah satu di antara ini :
- Mendapatkan modal (dari gaji)
- Mendapatkan network (jaringan pertemanan dll)
- Mendapatkan skill baru
Kalau tidak dapat salah satu di antaranya, ya mending keluar saja. Wallahu'alam
- Mendapatkan modal (dari gaji)
- Mendapatkan network (jaringan pertemanan dll)
- Mendapatkan skill baru
Kalau tidak dapat salah satu di antaranya, ya mending keluar saja. Wallahu'alam
littlemiaw_7984
17-11-2010, 15:22
Asslamualikum sahabat2 MyQ semuanya.,
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
Iri sama nangis.. *lebay*
Apa kabar?
Saya punya pertanyaan nih...
begini., jika sobat2 semua bekerja disuatu perusahaan selama 2 tahun dan sobat2 semua sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik ( bekerja dengan giat, Disiplin, banting tulang, multy Ikhlas, Multy skill ( harus bisa ini itu ) sampai babak belur...hee....lebay banget ) dan ketika mau habis kontrak kerja,sobat2 semua hanya di kasih 2 pilihan.. Keluar atau di Kontrak lagi ....
Dan di sisi lain
Dalam 1 ruangan dan 1 Departement
Ada Teman sobat2 semua yang Bekerjanya santai sekali, nonton TV, FBan,chattingan, ngobrol ngalor ngidul...dengrin musik, Nonton Film..
Ketika dia habis kontrak dia langsung diangkat jadi karyawan tetap...
Apa yang sobat2 rasakan jika kondisi seperti itu ?
A. Iri
B. Sedih
C. Kecoa ( eh..kecewa maksudnya )
D. Dan lain..
E. Jawaban lain...
Dan apa yang akan sobat2 semua lakukan tentang kontrak kerja yang di tawarkan ?
A. Keluar saja
B. Menerima Kontrak Kerja lanjutan.....lanjut 2 tahun lagi..
C. Nangis
D. Marah2..
E. Jawaban lain??
Itu saja..dan terima kasih atas jawabannya...%peace%
Iri sama nangis.. *lebay*
hana
19-11-2010, 12:53
kecewa sambil nangis sesenggukan :hihi:
%peace%
serius mode neh 8-)
keluar aja om...tapi pelan2.
kerja klo uda ngedumel mulu mah ga asik, capek sendiri kitanya.. :)
cm share nih,
kerjaan saya sekarang seperti temennya om itu %peace%
mungkin orang liatnya asik ya..kerjaane cuma nge net gratis (chating, browsing, fb an, ngikik2, posting dimari) tapi digaji, permanen pula. aman lah buat ke depan.
tapi ini menyebalkan...bener deh..berasa jadi makin bego, otak jarang dipake kerja, lola deh sekarang (apa dari dulu ya :malu:), jadi tiap hari kerjaannya ngitungin jam pulang mulu.
mirisnya klo divisi lain yg sibuk lagi lewat, tatapan iri mereka menusuk kalbu...:usapi:
tapi ya mau gimana lagi, beginilah dunia kerja.
dulu dapet kerja yang sibuk gradak gruduk pingin santai,
sekarang uda dapet kerjaan santai malah bosan,
memang paling enak mah buka usaha sendiri, jadi bos, paling ga bos buat diri sendiri.
sambil mempersiapkan untuk itu ya bertahan dulu, mencoba tuk ikhlas, dan tetap smangat :doa:
%peace%
serius mode neh 8-)
keluar aja om...tapi pelan2.
kerja klo uda ngedumel mulu mah ga asik, capek sendiri kitanya.. :)
cm share nih,
kerjaan saya sekarang seperti temennya om itu %peace%
mungkin orang liatnya asik ya..kerjaane cuma nge net gratis (chating, browsing, fb an, ngikik2, posting dimari) tapi digaji, permanen pula. aman lah buat ke depan.
tapi ini menyebalkan...bener deh..berasa jadi makin bego, otak jarang dipake kerja, lola deh sekarang (apa dari dulu ya :malu:), jadi tiap hari kerjaannya ngitungin jam pulang mulu.
mirisnya klo divisi lain yg sibuk lagi lewat, tatapan iri mereka menusuk kalbu...:usapi:
tapi ya mau gimana lagi, beginilah dunia kerja.
dulu dapet kerja yang sibuk gradak gruduk pingin santai,
sekarang uda dapet kerjaan santai malah bosan,
memang paling enak mah buka usaha sendiri, jadi bos, paling ga bos buat diri sendiri.
sambil mempersiapkan untuk itu ya bertahan dulu, mencoba tuk ikhlas, dan tetap smangat :doa:
Powered by vBulletin™ Version 4.1.2 Copyright © 2